🔍 Take our quick 4-step quiz and get personalized recommendations! →
Merah Poetih: Parfum Aroma Khas Indonesia yang Beragam
Perfume
Parfum•Aroma•Fragrance Notes•Personality•Fragrance Choice•Karakter•Parfum Lokal•Indonesia•Fragrance Collection•Local Brands

Merah Poetih: Parfum Aroma Khas Indonesia yang Beragam

Name

Larasati Emiri

Images

Merah Poetih

Words

Larasati Emiri

Date

21-01-2026

Merah Poetih: Parfum Aroma Khas Indonesia yang Beragam 

Sejak tahun 2024, Merah Poetih telah menghadirkan berbagai varian wewangiannya dengan konsep yang mencerminkan pesona alam, budaya, tradisi, dan cerita dari Nusantara. Melalui aroma-aromanya yang khas, Merah Poetih ingin menunjukkan simbol keharuman Indonesia dari setiap produknya. Tiga varian parfum dari Merah Poetih, diantaranya Hutan Hujan, Rayuan Pulau Kelapa, dan Lembayung Sutra, menciptakan aroma yang tidak hanya memikat, tetapi juga penuh makna dan kedekatan dengan tanah air.

 

Tiga Varian Parfum Merah Poetih

1. Hutan Hujan

Aroma dari parfum Hutan Hujan yang terinspirasi dari Hutan Sangkima di Kalimantan, menceritakan suatu petualangan di tengah hutan hujan. Terdapat woody notes yang menenangkan berpadu dengan kesegaran buah dari apel dan grapefruit yang menciptakan wangi segar dan manis. Parfum ini cocok untuk digunakan daily wear dan panas-panasan.

 

Top notes: Apple, Dihydromyrcenol, Grapefruit

Middle notes : Wood/Oriental, Dry Amber, Sandalwood

Base notes: Coumarin, Maltol, Vanila

Baca juga: Lauxperience: Self-service Perfume Bar Pertama di Bandung

 

2. Rayuan Pulau Kelapa

 

Kemudian, ada parfum Rayuan Pulau Kelapa yang terinspirasi dari pulau-pulau di Raja Ampat, penuh dengan pohon kelapa dan keindahan laut Indonesia. Kombinasi aroma fruity fresh dan citrusy berpadu bersama aroma floral dari mawar, juga kelapa yang menyegarkan. Pada dry down akan muncul aroma woody musky dan sedikit hangat dari vanila. Wewangian yang satu ini tentunya versatile dan dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

 

Top notes: Bergamot, Lemon, Blackcurrant, Apple

Middle notes: Rose, Coconut, Peach, Coumarin

Base notes: Vanilla, Moss, Sandalwood, Musky

 

3. Lembayung Sutra

Lalu, ada parfum Lembayung Sutra yang terinspirasi dari pesona matahari terbit di Gunung Bromo. Terdapat aroma fruity dari buah pir dan nanas panggang yang membangkitkan nuansa sejuk di pagi hari, berpadu dengan sentuhan floral dari bunga mawar juga buah red berries yang menambahkan kesegaran. Sebagai penutup, aroma manis dari maltol akan muncul bersama kesan musky yang hangat dan memperhalus wangi keseluruhannya. Parfum ini juga dapat digunakan untuk daily wear di ruangan indoor maupun outdoor.

 

Top notes: Pear, Grilled Pineapple

Middle notes: Rose, Peach, Red Berries

Base notes: Moss, Maltol, Musk

Baca juga: Wajib Kamu Koleksi! Ini 5 Parfum Lokal Indonesia Berkualitas Tinggi

 

Selain ketiga parfum tersebut, Merah Poetih juga sebentar lagi akan meluncurkan varian parfum terbarunya, lho! Yuk, follow Instagram Merah Poetih @merahpoetih_id biar ga ketinggalan info product launching-nya!

Related Articles

Manis dan Menghangatkan, Ini 6 Rekomendasi Parfum Lokal Dengan Aroma Star anise
Perfume12-11-2025

Manis dan Menghangatkan, Ini 6 Rekomendasi Parfum Lokal Dengan Aroma Star anise

By Larasati Emiri

Mengenal Cashmeran Pada Parfum: Aroma Alternatif Musk yang Populer
Perfume16-05-2025

Mengenal Cashmeran Pada Parfum: Aroma Alternatif Musk yang Populer

By Larasati Emiri

What’s New on WangiLoka Website?
Guide27-06-2025

What’s New on WangiLoka Website?

By Larasati Emiri

7 Bumbu Dapur Pada Parfum Lokal Aroma Tradisional Indonesia
Perfume09-01-2025

7 Bumbu Dapur Pada Parfum Lokal Aroma Tradisional Indonesia

By Larasati Emiri

Telusuri Nusantara

Our Socials